Kanker Pada Wanita,  Kanker Payudara

Hai Para Ladies, Mari Hadapi Abses Payudara Untuk Cegah Peradangan

KANKER.NEWS, JAKARTA – Abses payudara merupakan proses peradangan tetap yang dapat hasilkan sejumlah nanah pada jaringan parenkim payudara. Abses payudara bisa pengaruhi sistem kelenjar eksokrin serta kulit.
Dalam dunia medis,  abses payudara juga dikenal dengan nama abses perifer, abses mammary, abses puerperal / laktasional dan abses subareolar. Abses puerperal memiliki kaitan yang erat dengan masa menyusui, sedangkan abses subareola memiliki kaitan erat dengan masa sesudah menopause.
Di Indonesia sendiri, jumlah penderita abses payudara mencapai 0,5% wanita menyusui. Ada juga abses puerperal jarang terjadi sesudah 6 minggu pertama melakukan laktasi.
Para medis juga telah mencoba menegakkan terus diagnosa abses payudara dengan cara perhitungan darah lengkap,  peningkatan endapan darah, kultur serta sensitif dari cairan abses / susu supaya dapat diidentifikasi patogen.
Solusi yang dianjurkan dokter adalah dengan mengkompres dengan air dingin payudara kalian agar rasa nyerinya dapat terobati. Selain itu, medikamentosa lini merupakan salah satu resep dari dokter sebagai pelawan abses payudara. Macam-macam antibiotik inisial yang disarankan oleh dokter, yaitu cefazolin, nafcillin dan oxacillin.
Namun, bila pada kasus terjadi infeksi berat, kombinasi beta-laktam / vancomycin dan beta-laktamase bisa dimintakan rekomendasi pada dokter. Dan apabila kalian mengalami fistula kambuh,  segeralah berkonsultasi pada dokter, kemungkinan kalian akan diminta untuk menjalani operasi. Dengan tata pelaksanaan yang demikian, abses payudara yang kalian alami bisa diatasi dengan metode penyembuhan yang baik serta benar pula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *