Kanker Paru-paru,  Merokok

Jangan Salah! Tidak Merokok Pun Dapat Terkena Penyakit Kanker Paru-Paru

KANKER.NEWS, JAKARTA – Di masa sekarang ini bagi kalian yang tidak pernah sekalipun merokok, juga bisa terkena kanker paru-paru. Namun, tetap saja yang beresiko tinggi akan penyakit tersebut ialah orang-orang yang merupakan perokok aktif.
Seorang dokter, yakni Dr. Wong Seng Weng MBBS MRCP(UK) FAMS (Medical Oncology), menyatakan, bila kalian merokok 1 pak dalam sehari selama 40 tahun bisa meningkatkan resiko kanker paru-paru hingga 20 kali lebih berbahaya dibanding orang yang tidak mengkonsumsinya.
Beliau juga menyarankan agar segera berhenti merokok dan jangan sampai berani mencoba mengkonsumsi rokok meski hanya 1 batang. Karena penyakit kanker paru-paru mampu dengan cepat menyebar pada organ tubuh bagian dalam.
Ada pula bagi kalian yang merasa tidak pernah / sedikitpun berteman dengan si kecil yang enak dihisap dan berasap ini dapat beresiko kanker paru-paru.
Perlu diketahui, bahwa penyakit kanker paru-paru pada perokok dan yang buukan perokok sangatlah berbeda. Sebab, para perokok pasif yang terserang kanker paru-paru biasanya karena faktor berubahnya genetik, yakni epidermal growth factor receptor (EGFR).
EGFR mempunyai fungsi sebagai reseptor / penerima protein serta mengatur pertumbuhan dan perkembangan sel. Bila terpapar sinar karsinogen, EGFR bisa bertumbuh tanpa berkembang menjadi sel kanker.
Beliau menambahkan, bila ada mutasi tersebut, maka untuk pengobatan kankernya diperlukan pengobatan terbaru, yakni tyrosine kinase inhibitor sebagai terapi targget.
Polusi lingkungan pun juga sangat mempengaruhi penyakit kanker.
Studi Globocan International Agency for Research on Cancer (IARC) menyatakan, penyebab kematian paling utama bagi kaum pria ialah kanker dengan presentase 30% dan wanita 11,1%. Indonesia sendiri, menurut Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2013 silam, mencatat ada sekitar 347.392 jiwa per 1,4 mil yang telah terjangkit kanker.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *